Puncak Giat Bersih Desa Pojoksari, Hibur Masyarakat dengan Pagelaran Wayang Kulit dengan Bintang Tamu Dalang Poer Hingga Cak Diqin

CB, Magetan – Sebagai wujud syukur warga masyarakat atas rezeki yang berlimpah, Pemerintah Desa (Pemdes) Pojoksari menggelar giat bersih desa. Pada bersih desa kali ini pada puncaknya, Pemdes Pojoksari menghadirkan hiburan berupa Wayang Kulit yang bertempat di Lapangan Desa Pojoksari, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Sabtu malam (12/08/23).

Pagelaran wayang tersebut, menghadirkan dua dalang kondang yakni Dalang Poer yang merupakan seorang seniman asal Kabupaten Ngawi dan juga Dalang Nyi Amnada yang merupakan Dalang Wanita asli dari Desa Pojoksari. Selain itu pada pagelaran ini pun juga dimeriahkan oleh penyanyi campursari kondang Muhammad Sodiqin atau lebih dikenal masyarakat dengan Cak Diqin.

Terlihat ribuan warga masyarakat sangat antusias dalam menyaksikan pagelaran wayang kulit yang mengusung Lakon “Wahyu Cakraningrat” dengan Dalang Nyi Amanda dan juga Lakon “Bedahing Maospati” yang dimainkan oleh Dalang Poer.

Edy Mulyono, Kepala Desa Pojoksari, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah desa dalam melestarikan tradisi budaya jawa yang sudah seharusnya dilestarikan secara turun temurun, ia mengaku kegiatan ini salah satu cara wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha ESA dan juga dalam rangka gelaran Bersih Desa.

“Alhamdulillah acara puncak dalam rangka bersih desa pojoksari dapat terlaksana dengan meriah setelah tadi sore kami juga laksanakan doa bersama dan selamatan sebagai wujud syukur kami kepada Sang Pencipta,” kata Edy.

Edy memaparkan, tradisi bersih desa mempunyai makna tersendiri dibaliknya, adat budaya yang kental dengan kearifan lokal tersebut menjadikan seluruh elemen masyarakat turut berperan aktif dalam melestarikan tradisi yang sudah turun temurun, hal ini tak jauh berbeda seperti pagelaran wayang kulit yang dilaksanakan di Desa Pojoksari ini.

“Acara bersih desa ini rutin kami laksanakan setiap tahun pada bulan Suro dengan maksud untuk melestarikan adat istiadat khususnya di Desa Pojoksari serta juga bertujuan untuk mengenang nilai luhur yang telah diturunkan pendiri desa,” pungkasnya.
(Caknan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *