CB, TULUNGAGUNG-Dalam upacara memperingati Hari Koperasi Nasional (HKN) Kabupaten Tulungagung adalah upaya untuk kemajuan koperasi, yakni koperasi diharap sebagai kunci kesejahteraan masyarakat. Sedangkan upacara hari koperasi ini sendiri digelar di halaman Pemkab Tulungagung, Senin (04/09).
Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo MM mengatakan, bahwa fungsi utama koperasi mampu menyelenggarakan anggota serta masyarakat pada umumnya.
“Jadi fungsi utama Koperasi bisa menyelenggarakan kesejahteraan bagi anggotanya dan masyarakat. Untuk itu, perlu adanya peningkatan koperasi disegala lini untuk mencapainya,” kata Bupati Tulungagung Maryoto Birowo.
Dan, lanjut mantan Sekda Tulungagung ini, bahwa koperasi harus bisa menangkap peluang yang ada. “Jika koperasi kuat maka posisi tawar juga dapat ditingkatkan. Fokus pemerintah saat ini adalah penguatan disektor ril yang mencakup sektor pertanian, perikanan, pariwisata dan lainnya,” ungkapnya.
Masih kata Bupati Maryoto, saat ini jumlah koperasi aktif di Tulungagung saat ini mencapai 772 dengan keanggotaan mencapai 103 ribu anggota. Koperasi di Tulungagung saat ini mengelola omzet sebesar 1.08 triliun. Dari jumlah itu tercatat modal sendiri sebesar 320 M dan modal dari luar sebesar 378 M.
“Dari situ kita tau, betapa besar potensi dan perkembangan koperasi kita. Tidak mustahil ia mampu menjadi soko guru perekonomian rakyat demi kemajuan ekonomi dan perkembangan masyarakat Tulungagung,” katanya.
Usai acara tersebut Ketua Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Tulungagung Nyadin MAP menyampaikan, upacara ini merupakan rangkaian dari hari koperasi ke 76. Dengan acara ini diharapkan para pengurus perkoperasian dapat lebih bersemangat dan bergelora untuk ikut serta membangun Kabupaten Tulungagung.
“Hari ini semua pengurus dan elemen koperasi berkumpul, mulai dari koperasi Simpan pinjam, Koperasi Wanita, Koperasi Susu, Koperasi Pegawai Negeri Koperasi Primkopol, Koperasi Primkopad, semua tumplek blek disini,” ujarnya.
Nyakdin juga mengatakan, peran pemerintah juga sangat signifikan, mulai dari pembinaan, fasilitasi dan advokasi yang ada sampai pendampingan jika terjadi masalah diperkoperasian. Sehingga perlu terjalin sinergitas antara eksekusi dan legislatif dalam upaya menumbuh kembangkan koperasi.
Bahkan, menurutnya, Dekopinda juga mendorong tumbuh kembangnya UKM, sehingga dari UKM UKM yang ada akan muncul koperasi koperasi yang baru.
“Kami akan terus berupaya agar peran koperasi terus bertambah dalam ikut serta memajukan perekonomian daerah,” pungkasnya.
Sementara itu, peringatan Hari Koperasi Nasional Kabupaten Tulungagung yang mengambil tema “Bangga Berkoperasi, Indonesia Maju” dihadiri Bupati Maryoto Birowo, Wakil Bupati Gatut Sunu Wibowo, Sekda Tulungagung, perwakilan dari Polres Tulungagung, Kodim 0807, OPD serta ratusan anggota koperasi se-Kabupaten Tulungagung.(Hsu)
