Lagi, Dispendukcapil Tulungagung Beri Layanan Perekaman E-KTP Pemula di Sekolah Menengah Atas 

CB, TULUNGAGUNG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil ) Tulungagung selalu berusaha memberikan kemudahan dalam hal pelayanan kepengurusan dokumen adminduk bagi warga masyarakat Tulungagung. Dan, salah satunya lewat layanan jemput bola perekaman KTP Pemula dan Usia wajib KTP ( 17 Tahun, red) dengan cara melakukan pelayanan perekaman di Sekolah Menengah Atas atau sederajat negeri maupun swasta yang ada di Kota Marmer.

Sedangkan untuk persyaratannya, siswa siswi hanya perlu membawa fotocopy Kartu Keluarga ( KK) dan bagi mereka yang lupa tidak membawa KK, bisa langsung melapor ke petugas untuk dicek data sebelum melakukan perekaman. Selain itu, petugas Dukcapil Tulungagung juga memberikan kebebasan kepada siswa untuk memakai pakaian bebas rapi ( bukan seragam sekolah dan kaos, red) alias memperbolehkan para siswa untuk berdandan terlebih hulu.

Kepala Dispendukcapil Tulungagung Nina Hartiani SH melalui Sekretarisnya Heri S mengatakan, layanan jemput bola ini sengaja ditujukan untuk murid SMA/SMK Negeri maupun swasta melalui program Pandu Keling tersebut.

“Dan kami sengaja menyasar anak usia 17 tahun ke atas, karena ada tambahan lagi data dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu usia 17 tahun, yang memang belum dilakukan perekaman sebelumnya,” kata Heri S disela-sela kegiatan perekaman pemula di SMA 1 Kauman, Selasa (26/09).

Sebelumnya, tambah pria berperawakan kalem ini, perekaman pemula dalam program Pelayanan Administrasi Kependudukan Keliling atau Pandu Keling ini adalah program jemput bola, yakni terkait penerbitan akta kematian. Namun untuk saat ini Pandu Keling mengarah ke sekolah-sekolah tingkat SLTA sederajat, dan mereka mendatangi sekolah SMA/SMK untuk melakukan perekaman pemula.

Perekaman pemula ini sendiri bertujuan mensukseskan pemilu bagi para pemilih pemula. “Dan, mereka yang sudah wajib atau memiliki hak pilih, mereka harus ikut berpartisipasi mensukseskan atau menyalurkan hak pilihnya ,” ungkapnya.

Masih kata Sekretaris Disdukcapil Tulungagung ini, usai di SMA 1 Kauman, pihaknya bakal melakukan perekaman pemula atau menyisir sekolah-sekolah lain.

“Sebelumnya sudah pernah kita lakukan di SMA/SMK dan ini kita lanjutkan lagi sekolah lain yang sekiranya perlu sisir lagi,” jelas Heri seraya mengatakan untuk SMA 1 Kauman kisaran 50 siswa yang telah melakukan perekaman pemula.(Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *