CB, PASURUAN – Berbagai banyak inovasi yang telah di lakukan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil dan salah
satunya yang baru di launching adalah berupa inovasi dimana inovasi tersebut merupakan aplikasi Kontrol Jumlah Cairan
Pasien Hemodialisis (Koran HD). Aplikasi ini diciptakan agar para pasien mengalami gagal ginjal bisa semakin
aware/menjaga serta berhati-hati pada kesehatannya, menjadi lebih paham tentang bagaimana menjalani hidup sebagai
pasien gagal ginjal, sehingga kualitas hidupnya menjadi jauh lebih baik. dr Ramadi Satryo Wicaksono, dokter spesialis
penyakit dalam RSUD Bangil menjelaskan, banyak pasien yang kurang aware, padahal kalau dibiarkan berbahaya untuk
kesehatannya. Maka dari itu dengan aplikasi ini, pasien semakin peduli dengan bagaimana bisa mengontrol berapa cairan
yang masuk, apakah kelebihan atau kurang.
“Dalam praktiknya, aplikasi ini menghadirkan beberapa layanan yang terhubung langsung antara pasien dengan RSUD
Bangil. Seperti menu emergency, chat dengan dokter dan menu lainnya. Untuk chat dengan dokter, setiap pasien boleh
untuk bertanya melalui pesan whatsapp yang tertera di aplikasi Koran HD, dan akan dijawab secara langsung. Begitu pula
untuk menu emergency, pasien yang merasa dalam kondisi yang sangat membutuhkan bantuan medis, dapat mengakses
menu tersebut sekaligus bisa menghubungi Call Center Emergency di nomor 6435999 atau 6435990. Nomor tersebut
merupakan layanan penjemputan pasien gawat darurat yang dinamakan BEST (Bangil Emergency Service Team), “ujar
Ramadi, 3 November 2023.
Sementara itu di sisi lain Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina, menerangkan, inovasi berupa aplikasi Koran HD
menjadi satu dari banyak inovasi kesehatan yang dimiliki RSUD Bangil. Setiap inovasi satu dengan yang lainnya saling
berkaitan, sehingga memudahkan para pasien untuk mendapatkan layanan kesehatan yang semakin meningkat. Hanya
saja, aplikasi ini belum ada di google play, dan direncanakan sudah bisa diakses oleh para pasien dalam waktu yang tak
lama “Aplikasi ini akan juga dipresentasikan di tingkat nasional. sehingga tujuan kami agar kesadaran para pasien menjadi
semakin meningkat, tak lagi konvensional, dan meningkatkan angka harapan hidup di Kabupaten Pasuruan terus tercapai,”
ujarnya.
Sementara itu di berbagai inovasi dengan tujuan untuk meningkatkan beberapa trobosan di bidang pelayanan kesehatan
sebelumnya yakni 31 Oktober 2023 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan
dari Team Momentum United States Agency for International Development (USAID) yang diwakili oleh Daryl Martyris
sebagai Deputi Kantor Bidang Kesehatan 31 Oktober 2023 Bertempat di ruang Jupiter lantai tiga RSUD Bangil acara ini
berfokus pada penguatan mutu dengan mengembangkan konsep Quality Improvement Collaborative yang melibatkan 14
fasilitas kesehatan diantaranya adalah Puskesmas, Rumah Sakit Swasta, Rumah Sakit Umum Daerah dan Klinik.
Direktur RSUD Bangil dr. Arma Roosalina M.Kes, kedatangan tim USAID Momentum ke RSUD Bangil merupakan sebuah
kesempatan yang luar biasa karena dapat melihat serta meninjau langsung pelayanan bagi ibu dan bayi baru lahir secara
terpadu, atau yang biasa disebut pelayanan maternal dan neonatal. “Kami sangat berterima kasih karena kunjungan TIM
USAID Momentum merupakan pembinaan secara langsung terhadap kami dalam meningkatkan pelayanan terutama
dalam hal maternal dan neonatal,” ujarnya.
Direktur RSUD Bangil tersebut juga menambahkan bahwa salah satu fokus utama dari pemerintah kabupaten pasuruan
juga menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Di sisi lain, Daryl Martyris menuturkan bahwa RSUD Bangil
adalah rumah sakit yang memang mengutamakan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Deputi Kantor Bidang
Kesehatan USAID tersebut juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada RSUD Bangil karena telah menempatkan
pelayanan kepada masyarakat sebagai fokus utama.mPada kesempatan kali ini dr M Hud Sugarsono Sp.OG (K) yang juga
merupakan Kepala Instalasi Maternal dan Neonatal RSUD Bangil mempresentasikan hasil dari pelayanan. Dalam
