Capai 100 persen, Program RT Keren di Kelurahan Karangtengah Siap Sukseskan Kembali

CB, Blitar – Kelurahan Karangtengah Kecamatan Sananwetan Kota Blitar telah menuntaskan 100 persen. program RT Keren baik fisik maupun non fisik dengan sukses.

Menurut Lurah Karangtengah, Wawan Sudarwanto, SE mengatakan bahwa di Kelurahan Karangtengah ada 35 RT dan 10 RW yang realisasi non fisik dan fisiknya sudah mencapai 100 persen.

“Kita ada 35 RT tapi yang melaksanakan kegiatan RT Keren itu sebanyak 34 RT karena ada satu RT milik batalyon 511, karena tidak boleh menggunakan program RT Keren,’ ucap Wawan saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (12/12/2023).

Dikatakan oleh Wawan, dari hasil pelatihan program RT Keren muncul produk unggulan, salah satunya dari RW 7. Hasil pelatihannya yaitu pembuatan kripik singkong.

“Kemudian ada rengginan yang menggunakan rasa – rasa, itu juga dari hasil pelatihan RT Keren. Terus yang di RW 5 itu pembuatan budidaya jamur sekaligus produksi juga untuk jamur,” tuturnya.

Selain itu, kata Lurah Wawan untuk yang lainnya rata – rata batik. Salah satu hasil yang ada adalah di RW 3 namun masih awal.

“Kalau untuk di RW 11 sudah mempunyai komunitas batik namanya Stupa. Itupun juga dari hasil pelatihan RT Keren. Sebenarnya di RW 7 juga ada batik tapi komunitasnya belum terbentuk masih perorangan,” ungkapnya.

Disampaikan juga, bahwa tanggal 15 dari hasil pelatihan untuk ajang pameran RT Keren Award nanti semua akan ditampilkan.

“Untuk hari ini kami sudah menyampaikan digrup pokmas RT Keren untuk mengumpulkan produk – produk yang bezuk akan ditampilkan. Insa Alloh tsnggal 14 kita akan mulai menata stand,” jelasnya.

Untuk kegiatsn fisik, Wawan menyampaikan bahwa sudah mencapai 100 persen. Rata – rata yang banyak adalah saluran dan termasuk dinding pembatas.

“Adanya program RT Keren memang sangat membantu warga. Jadi beberapa kebutuhan masyarakat yang tidak tercover oleh OPD bisa langsung dilaksanakan oleh warga masyarakat,” kata Lurah Wawan.

“Harapkan kami dan warga, program ini selalu ada dan bisa diteruskan. Juga membantu ekonomi serta terutama pelatihan – pelatihan sebab banyak muncul usaha bary dari hasil pelatihan RT Keren. Jadi sangat membantu adanya ruang usaha,” jelasnya.

Sementara itu secara terpisah dikediaman Ketua RW 9, Sutrisno mengatakan kepada awak media, bahwa untuk RT yang dibawahi ada empat RT, namun ada satu RT yang tidak dapat.

“Untuk RT 1 melaksanakan pembangunan penutupan saluran air.dan non fisiknya mengadakan pelatihan menjahit. Kalau RT 2 melaksanakan pavingisasi dan non fisiknya pelatihan pembuatan roti kering dan untuk RT 4 juga sama penutupan saluran dan pembuatan roti kering,” ujarnya.

Disampaikan Sutrisno, penutupan saluran itu secara fungsi untuk menanggulangi banjir dan juga untuk membantu pengairan para petani.

“Disamping itu juga jalan menjadi tambah lebar, sehingga untuk simpangan antar kendaraan bisa masuk. Jadi alhamdulillah dengan program RT Keren yang dulu belum tercover jadi tertangani,” pungkas Sutrisno Ketua RW 9. (Pram/kmfkota)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *