CB, GROBOGAN – Budaya korupsi di Indonesia semakin menggurita, pelakunya tidak main -main diantaranya para pejabat, bendahara sekolah, kepala desa, kepala sekolah dll.
Praktek budaya KKN telah merusak budaya bangsa dan merampas uang rakyat demi memenuhi nafsu serakah untuk memperkaya diri.
Baru-baru ini ,menjadi agenda utama SMP N 2 Toroh untuk mendeklarasikan budaya anti korupsi di sekolah.
Pujiyatmo, S. Pd, M. Pd kepala sekolah SMP N 2 Toroh terlihat antusias dan bersemangat dalam membacakan “Ikrar Anti Korupsi ” di hadapan para guru dan murid.
Ada 3 Poin yang disampaikan dalam upacara tersebut dan mendapat tanggapan secara positif dari semuanya.
“Kita berharap dengan melakukan deklarasi secara bersama-sama mampu mencegah budaya KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepostisme). Ada 3 Poin diantaranya siap mewujudkan budaya anti korupsi , Siap menolak bentuk korupsi dan siap menjunjung tinggi integritas menuju Grobogan maju, sejahtera dan berkelanjutan, bangun deso notho kutho” ujarnya.
Pihaknya juga menambahkan dalam menolak budaya KKN harus di mulai dari lingkungan sekolah yaitu dengan beberapa tahapan.
“Dalam pencegahan budaya KKN di mulai dari sekolah diantaranya para siswa kita himbau kalau ada yang melihat, kita harus berani melawan dan melaporkan. Contohnya :Kita harus berani menolak suap, pungli, Nepotisme dan Gratifikasi”.tambahnya. Bersambung. (Priyono)
